SAYANGI HIDUPMU DENGAN BERLEMAH LEMBUT PADA IBUMU

Setidaknya Ibumu lah yang menjasadkanmu, merawatmu sejak dari kandungan hingga terlahirkan. Tidak cukup itu, ia banyak berjuang untuk mempertahankan hidupmu, meski ia siap mengorbankan nyawanya demi si cabang bayi (anaknya).
Hingga kita dewasa, Apa yang sepatutnya kita perlakukan mereka.

Kita sudah memahami bersama mengenai wajibnya dan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua. Tapi mengenai lebih utamanya kedudukan ibu telah banyak dijelaskan dalam beberapa hadits mulia.

Dari Mu’awiyah bin Haidah Al Qusyairi radhiallahu’ahu, beliau bertanya kepada Nabi:

يا رسولَ اللهِ ! مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ : قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أباك ، ثُمَّ الأَقْرَبَ فَالأَقْرَبَ

“wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya” (HR.Bukhari ).

Dalam hadits diatas jelas sudah, apa yang harus kita perlakukan seorang Ibu... jangan menyakitinya... jangan berbuat zalim padanya.... Jangan pernah membuat ia murka, karena sorga terletak pada telapak kaki ibu....

Masih beratkah kita berbakti kepada mereka..??

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar