Biarkan Ulama Syi’ah Berbicara tentang Agama Mereka

Judul kajian:

Biarkan Ulama Syi'ah Berbicara
tentang Agama Mereka
(kajian disampaikan pada Tabligh Akbar
"Biarkan Ulama Syi'ah Berbicara tentang Agama Mereka"
Diselenggarakan oleh Islamic Center Mua'dz ibn Jabal Kendari)
Sumber: Radio Mu'adz ibn Jabal 94,3 FM Kendari


“Kamu Sunni apa Syi’ah?”

Pertanyaan itu diajukan kepada saya beberapa tahun yang silam. Seperti kebanyakan masyarakat yang awam, saya tidak dapat menjawabnya. Saya tidak pernah mengetahui apa hakikat sunni dan syi’ah sebelumnya. Saya hanya tahu bahwa keduanya sama-sama beragama Islam, menjalankan kelima rukun Islam seperti sebagaimana kaum muslimin lainnya. Bahkan sebagian buku-buku yang saya senangi dan saya baca pada masa kuliah dulu ada buku karangan tokoh-tokoh Syi’ah masa kini, karena bahasanya yang indah dan ilmiah yang membuat saya terkesan.

Segala puji bagi Allah, satu kejadian itu membawa hidayah, dengan timbulnya keinginan untuk mengetahui hakekat yang membedakan Sunni – Syi’ah. Sehingga jika pada hari ini seseorang bertanya kepada saya, dengan tegas saya akan menjawabnya, “Saya seorang muslimah Sunni, pengikut Ahlus Sunnah wal-Jama’ah!” Alhamdulillah.

Saya yakin pemahaman yang saya ketahui pada masa-masa lalu tersebut juga banyak dipahami oleh sebagian – jika bukan sebagian besar - masyarakat awam dari kaum muslimin saat ini. Seorang teman yang lain suatu kali pernah berkata, “Saya kesal melihat orang-orang yang merasa dirinya lebih Islam daripada yang lainnya, mengkotak-kotakkan agama dan membedakan antara Sunni dan Syi’ah. Padahal mereka sama-sama beragama Islam.” Penjelasan yang saya berikan saat itu tampaknya kurang memdai, karena diamnya dia bukan disebabkan memahami dan menyetujui apa yang saya katakan, tetapi lebih kepada untuk menghindari perdebatan. Dan saya tahu dia bukan seorang Syi’ah.

Kajian ini sangat penting untuk disimak dan disebarkan, untuk menghindarkan semakin berjatuhannya korban dari kaum muslimin ke dalam kesesatan Syi’ah. Melalui kajian ini anda akan mengetahui kesesatan agama Syi’ah melalui tulisan para ulama mereka yang terkemua dan menjadi rujukan, di masa lalu dan di masa kini.

Bagian pertama kajian ini menukilkan perkataan-perkataan para ulama Syi’ah melalui kitab-kitab mereka, dan kemudian menimbangnya dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, sehingga orang yang mendnegarkannya akan langsung menyadari dan mengetahui, betapa sesatnya ajaran mereka. Bahwa kita tidak berbeda dengan Syi’ah hanya dalam masalah cabang, akan tetapi dalam masalah yang paling pokok, masalah Aqidah, telah berbeda.

Kajian berikutnya melanjutkan lebih jauh, nukilan-nukilan para ulama terpercaya Syi’ah, yang darinya anda akan dapat menilainya sendiri, betapa sesatnya pemahaman Syi’ah, bagaimana mereka menyimpangkan makna Al-Qur’an menurut pemahaman mereka sendiri, dan bagaimana celaan mereka terhadap keluarga Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, para sahabat beliau, dan kaum muslimin diluar Syi'ah. Seorang muslimin yang memiliki akal sehat pasti akan mengingkari ajaran tersebut.

Pada bagian ketiga kajian ini membahas mengenai pandangan Syi’ah dalam masalah fiqih. Kajian ini menukil beberapa perkataan ulama Syi’ah kontemporer yang tidak senonoh dan menjijikkan, dan anda dapat menilainya sendiri, apakah perkataan seperti itu pantas keluar dari lisan atau tulisan seorang ulama?! Saya yakin, kawan saya - seorang aktivis perempuan - yang pernah menyatakan kekesalannya soal pemisahan Sunni Syi’ah tersebut akan mengecam dan mencela Syi’ah, sebagaimana yang saya rasakan.

Kajian ini hanya menukilkan, dan biarkanlah para ulama Syi’ah yang berbicara dan membongkar kesesatan ajaran mereka sendiri.

Simak atau download kajian:
Syi'ah dalam Timbangan al-Qur'an oleh Ustadz Harman Tajang, Lc.
Biarkan Ulama Syi'ah Berbicara tentang Agama Merreka oleh Ustadz Zezen Zainal Mursalin, Lc.
Perspektif Syi'ah dalam masalah Fiqih oleh Ustadz Dani Sofyan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar